11 March 2016

zhoe blesinki

Internet Jangkau Daerah Terpencil Berkat Balon Google

Indosat Ooredoo terus mengupayakan penerapan Project Loon atau balon Internet Google di Indonesia. Mereka berharap dapat menerbangkan balon internet di wilayah Tanah Air pada tahun ini.

Internet Jangkau Daerah Terpencil Berkat Balon Google

Sebelumnya, Indosat Ooredoo sudah menguji coba balon internet tersebut. Sampai sekarang, operator anak perusahaan Ooredoo sedang mencoba merayu pemerintah agar balon internet Google bisa mengangkasa di atas wilayah Indonesia.

"Belum selesai (diuji). Belum semua variebel ditest, masih jalan sekarang," ujar President Director and Chief Executive Officer (CEO) Indosat Ooredoo, Alexandar Rusli ditemui di Kantor Pusat Indosat Ooredoo, Jakarta, Jumat, 11 Maret 2016.

Pria yang disapa Alex ini melanjutkan, perusahaannya belum lama ini telah meminta bantuan kepada Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhulam) untuk operasi balon tersebut.
"Kemarin baru dapat green light (lampu hijau) dari Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Pak Luhut untuk memberikan izin, agar (balon internet) lebih cepat lagi diterbangkan," ucapnya.

Diketahui, selain Indosat Ooredoo, Google juga menjalin kerja sama dengan Telkomsel dan XL Axiata untuk pemanfaatan Project Loon. Balon yang berperan sebagai Base Tranceiver Station (BTS) di udara itu memungkinkan untuk menjangkau daerah-daerah terpencil.

Kerja sama operator telekomunikasi Indonesia dengan Google ini ?akan menggunakan pita frekuensi 900 MHz. Nantinya, sinyal balon itu diperuntukkan sebagai penguat layanan Long Term Evolution (LTE) di Tanah Air.

Google menjanjikan inovasi teknologinya dapat menjangkau 100 juta orang untuk? terhubung ke internet. Soal kecepatannya, balon internet Google akan memberikan kecepatan hingga 10 Mbps yang langsung terkoneksi ke perangkat.

Subscribe to this Blog via Email :

close