16 October 2011

Enceng Bin Munawwar

Apakah Google Musik bisa menjadi peluang pemasaran baru untuk band dan label?

Google terus mengembangkan sayapnya, kabar yang terdengar saat ini adalah mereka akan meluncurkan toko music online yang akan menjadi pesaing langsung dari iTunes dan layanan streaming yang bisa menyaingi Spotify.

Layanan tersebut telah diluncurkan di Amerika Serikat awal tahun ini yang mengijinkan pengguna untuk mengupload music non DRM mereka ke Google dan memutar kembali di setiap browser yang sdudah disupport dengan flash. Sebagai bagian dari layanan ini. Google telah menawarkan music gratis untuk di add langsung ke library anda.

Google Add Free Music

Selain itu, Google juga mengirimkan email mingguan yang didalamnya juga berisi beberapa music yang disarankan untuk anda melalui layanan Magnifier mereka.


Google Music Magnifier

Peluncuran toko music yang terhubung secara lansung ke akun Google bisa menimbulkan ancaman yang serius bagi iTunes, juga tidak kalah hebohnya dengan layanan Google Movie Rental di YouTube.

Dengan jejaring social terbaru mereka, Google+, yang telah mencapai 50 juta pengguna, kesempatan berbagi lebih luas bagi band baru dan artis yang dapat dimanfaatkan untuk keuntungan komersial. Rekomendasi musik dapat menjadi sebuah kesempatan pemasaran yang berharga untuk merek dan artis, terintegrasi dengan promosi Google lainnya termasuk AdWords dan YouTube.

Google music saat ini tidak tersedia di inggris, tapi anda masih bisa diundang untuk menikmati layanan tersebut.

Subscribe to this Blog via Email :

close